BUKAN HIASAN MEJA

Topeng untuk Dipakai, Bukan Dipajang Diam

Setiap topeng di sini lahir dari satu percakapan, satu konsep, satu pemilik. Saya membuatnya untuk dikenakan, bukan sekadar dekorasi.

Topeng kayu Bali dengan detail ukiran tangan yang terlihat jelas pada permukaannya yang belum dipoles
Sepasang topeng upacara Bali dengan cat merah dan emas, digantung di pasak kayu
Penari Bali menggunakan topeng barong dalam latihan di taman dengan gerakan dinamis
Tata letak dari atas meja kerja dengan blanko topeng, sketsa pensil, dan alat ukur
Kolektor memegang topeng hitam arang dengan aksen perak tipis di tangan
Rak bengkel dengan tiga topeng dalam berbagai tahap penyelesaian dari mentah hingga hampir selesai
BENTUKAN DENGAN TANGAN

Tekstur dan detail setiap ukiran mulai dari satu lembar kayu

Setiap topeng lahir dari sentuhan langsung di studio Bali. Kayu dipilih, diukir, dan dihaluskan satu per satu. Tidak ada cetakan. Tidak ada duplikat. Hanya satu orang, satu desain, satu cerita.

Tangan pengrajin memegang topeng kayu di meja kerja studio

Sudah lihat topeng yang cocok?

Ceritakan kebutuhan Anda, dan saya buatkan topeng yang sesuai — satu per satu, dengan tangan sendiri di studio Bali.